Review Kompor Listrik


December 26, 2018

Kompor listrik merupakan salah satu perabotan rumah tangga yang berguna untuk memasak dan memanaskan sebuah makanan dari sumber energi listrik. Kompor listrik ini bekerja dengan sistem induksi sehingga kompor tak akan mengeluarkan panas tetapi masakan bisa cepat matang.

Kompor listrik ini disetting dengan sebuah chip micro kontroler yang diambil dari energi listrik.

Teknologi ini bisa diaplikasikan dari teknik permanen elektromagnetik German.

Cara menggunakan kompor listrik ini cukup mudah, hanya dengan menghubungkan kompor listrik pada sumber listrik. Meskipun temperaturnya panas, kompor ini tidak akan berasa panas jika pancinya dipegang.

Kenapa bisa cepat matang? Ternyata terdapat pada sebuah panel yang terbuat dari bahan dasar keramik, sehingga bisa melawan suhu yang panas. Jadi, kendati demikian apabila dipegang dengan tangan maka tidak merasa panas. Kompor ini akan panas jika dasar logam panci mengenai keramik kompor.

Bertenaga (Powerful) dan Efisien
Dalam kompor IH, energi yang terbuang hampir nihil, perubahan energi listrik ke panas akan berlangsung secara efektif. Sehingga, dengan daya listrik akan lebih kecil, kompor IH mampu mendidihkan air yang lebih panas dan cepat dibanding kompor gas.

Tetapi, apabila dibanding dengan sistem pembakaran kompor gas maka sekeliling panci pun ikut panas, sistem IH hanya memanaskan pada sekitar alas panci.

Dengan demikian, ada beberapa jenis masakan yang kurang tepat apabila menggunakan sistem IH ini. Jadi, keefektifan panas yang ditimbulkan dengan sistem IH tidak selalu disertai dengan efektifitas ketika memasak.

Tidak mengeluarkan api
Sistem IH ini tidak mengeluarkan api, tetapi kemungkinan akan menghasilkan kecelakaan memasak seperti luka bakar yang rendah tetapi tingkat keamanan yang tinggi. Selain itu, dalam proses ini tidak memanaskan udara pada sekitar, sehingga orang yang berada di sekitar alat masak maka tidak akan kepanasan.

Baca Juga :  Kompor Induksi Dapat Menjadi Solusi Masalah Dapur Anda

Mudah dalam mengatur temperatur
Dalam pengaturan jumlah arus listrik yang mengalir pada kumparan, tingkat kepanasan IH bisa dengan mudah disesuaikan oleh panas yang dibutuhkan.

Tingkat keamanan yang tinggi
Hal ini sudah disebutkan point di atas, karena sistem ini tidak mengeluarkan api maka risiko terkena luka bakar pun hampir tidak ada. Risiko dalam kebakaran diakibatkan jilatan api yang menari-nari karena disebabkan oleh angin dan bisa dikatakan nol.

Ekonomis
Kemampuan ini tak jauh berbeda dengan kompor gas, IH ini tidak membutuhkan lebih sedikit energi guna keperluan yang sama sehingga dalam tagihan listrik pun akan menjadi hemat. Tetapi, untuk panci yang berbahan dasar alumunium yang bertahan pada listrik rendah, kurang tepat jika digunakan dalam jenis kompor ini.

Kompor Tetap Dingin
Adapun dalam kompor IH, energi listrik yang diperlukan untuk menimbulkan sebuah medan magnet, yang menginduksi kepada wajan atau panci. Akibat induksi magnetik, molekul ini saling bertabrakan dalam frekuensi tinggi. Friksi antar molekul diciptakan atas panas yang secara pas.

Disini terungkap bahwa wajan atau panci itu sendiri berfungsi sebagai elemen-elemen pemanas, ini lebih efisien dan efektif karena bisa memintas jalur dalam perpindahan energi. Keunggulan lainnya, pada permukaan kompor tetap kondisi dingin ketika digunakan. Yang panas hanya wajan atau panci yang dipakai untuk memasak. Lebih aman, karena luka bakar yang ditimbulkan kecil kemungkinan terjadi.

kompor listrik

Daya yang dibutuhkan kompor listrik ini relatif tinggi, sampai sekitar 1.700 watt, tapi bisa diatur sampai minimal batas 200 watt, dan itu berpengaruh pada durasi waktu memasak.